Masalah Perempuan #1

Saya bingung ketika seseorang mengatakan bahwa, "Ti lu gak tau sih gimana repotnya pekerjaan istri atau ibu rumah tangga,"
Ini di luar konteks mengurus suami dan anak. 
Terus terang saya sedikit risih, apa selama ini kami, perempuan yang belum berkeluarga dianggap hanya bangun, makan, tidur saja di rumah orang tua?

Di rumah, saya berusaha agar orang tua saya terkhusus umi saya tidak melakukan pekerjaan rumahan selama saya bisa melakukan dan selama saya berada di rumah, beda halnya ketika saya di luar rumah. Mencuci, menyapu, membersihkan kamar mandi, melipat pakaian, memasak, membereskan piring-piring kotor dan menyiram bunga adalah pekerjaan saya di rumah.

Selama bulan Ramadhan ini, pukul 14.00 atau 15.00 saya sudah di dapur untuk mempersiapkan buka puasa orang di rumah. Umi saya hanya saya minta saran memasak ketika ada yang saya tidak ketahui, saya biasanya melarang umi saya berlama-lama di dapur. Saat tahun-tahun sebelumnya ketika teman-teman saya mengajak untuk berbuka bersama, sebelum meninggalkan rumah pun saya memastikan makanan yang akan dikonsumsi oleh orang tua saya telah tersedia.

Karena saya sedikit malas memasak saat sahur, saya pun menyiapkan makanan sebelum tidur, kalau yang berkuah sisa dihangatkan saja. Tapi saya memastikan semuanya ada saat sahur, bukan saat sahur baru sibuk potong sayuran, mencairkan ikan dan daging dari dalam freezer dll.


Maksud saya adalah, apakah karena status pernikahan sehingga kami yang belum berumah tangga dianggap tidak melakukan pekerjaan rumahan selama ini?

Saya memang tipikal orang yang jarang bahkan tidak akan mempublikasikan aktifitas rumahan, ibadah, kegiatan sosial di sosial media. Pun demikian dengan beberapa orang lainnya, ketika tidak dipublikasikan bukan berarti mereka tidak melakukan. 

Ketika saya (masih) bisa membagi waktu saya antara tugas rumahan dan juga tugas lainnya di luar pekerjaan rumah, dan kamu tidak bisa, kenapa seakan-akan kami yang jadikan kambing hitam bahwa kami tidak melakukan apa-apa?

Mungkin benar, kalau tugas kita sedikit berbeda, tapi tolong jangan tutup mata kalau kami juga melakukan pekerjaan rumah kok. Kami bukan anak perempuan yang cuma bangun, makan, keluar jalan, dan tidur.

No comments:

Post a Comment