#RandomStory : Kelas Inspirasi Kendari 2


Halo great people!
Sebelumnya, saya ingin cerita bahwa beberapa hari lalu Kak Hafni memposting foto bahwa dia sedang berada suatu lokasi yang saya kenali, lokasi sekolah saya. Dan saya menanyakan dia sedang mengikuti kegiatan apa di sana?
Dia menjawab bahwa dia sedang mengikuti kegiatan Kelas Inspirasi (KI)
Saat itu, saya berpikir bahwa saya pernah mendengar nama kegiatan ini disuatu tempat. Saya memang sedikit kurang melek akan hal kayak beginian, alasannya "karena saya merantau", "gak ada orang yang saya kenali", atau "kuatir saya tidak bisa berkontribusi".


Oh ya saya jawab balasan kak Hafni dengan mengatakan bahwa jika ada kegiatan sejenis relawan, saya ingin juga bergabung. Untuk kegiatan KI, Kak Hafni bilang bahwa sudah tertutup untuk pendaftaran. 

Jujur, saat ini saya sedang berada dimasa kejenuhan. Saya sepertinya butuh berbaur dengan orang-orang yang kiranya seusia saya. Selama ini, saya memang jarang ketemu sama teman-teman. Paling sekali dua kali. Atau bisa dibilang bahwa saya butuh motivasi atau sedikit pelarian.

Nah, selang beberapa hari saya bahkan sudah melupakan berbalas pesan saya dan Kak Hafni tentang KI. Tiba-tiba suatu hari, kak Hafni menelpon untuk mengabarkan bahwa ternyata kegiatan tersebut masih membutuhkan relawan. Langsung saja  saya mengikuti instruksi dari Kak Hafni  untuk mendaftar lewat website dan menghubungi nomor panitia yang bertanggung jawab. Oh ya, saya sadar bahwa saya seorang pengangguran, saya pun memilih menjadi dokumentator buat foto-foto saja. Mungkin kalian tidak percaya, tapi dialasan mengikuti kegiatan  ini ya karena saya memang butuh "kegiatan".

Saya pun bergabung di Tim Lucky 7 yang akan menginspirasi adik-adik SDN 14 Kendari. Di tim ini saya akan berkelompok dengan 17 orang anggota yang luar biasa. Siapa sajakah mereka?

  • Kak Indah yang merupakan Host TVRI Sultra, pas di SD banyak adik-adik yang mengira kak Indah ini artis, eh tapi emang mirip artis loh dia.
  • Kak Try yang saat ini bekerja di salah satu bank, suara kak Try juga bagus sekali. Kemarin juga bertepatan dengan ulang tahun kak Try! 
  • Kak Zerah yang merupakan pengawas di Ombudsman Kendari
  • Kak Wawan, pegawai di BPJS Kendari, pada saat KI, kak Wawan sampai bawa istri dan dua anaknya yang lucu-lucu.
  • Kak Yuni, dosen Psikologi yang sangat bersahaja. Punya masalah? Mungkin bisa hubungi beliau.
  • Kak Yani, si sipir cantik yang sangat mudah mencairkan segala suasana. Cerita sama dia tidak ada habisnya.
  • Kak Santi, Bidan yang memiliki banyak pengalaman tidak hanya dibidang kebidanan. 
  • Kak Fiko, si dokter yang rela datang dan berkontribusi di KI meskipun sehari sebelumnya jaga malam.
  • Kak Nugie, Barista yang membuat adik-adik penasaran tentang perkopian. Bahkan Kak Nugie sampai membawa semua peralatan baristanya.
  • Pak Mursalin, Bapak TNI yang dengan luwes menceritakan bagaimana sih menjadi seorang TNI, nah adik-adik SD kemarin banyak loh yang ingin menjadi TNI 
  • Kak Ikon, si multitalent yang tidak ada lelahnya ketika mengajar di kelas. Bahkan nyaris seharian dia tertawa terus.
  • Kak Abdi, Fotografer yang sedikit kalem ini diam-diam yang jago membidik momen-momen yang bagus loh.
  • Kak Cakra, kalau dia bagian videografer, pssst kata tim sebelah kalo urusan video sudah serahkan ke dia.
  • Kak Cidu, fasilitator kami yang selalu sedia dibutuhkan kapan saja, dan dia juga punya suara bagus loh.
  • Kak Mustika, sipendiam dan kalem ini dengan sabar membantu para inspirator.
  • Kak Riki, dia fasilitator yang padat jadwalnya, bahkan beberapa hari sebelum KI dia masih berada di luar kota, tapi tetap meluangkan waktunya untuk para relawan di tim 7.

Saya bertemu dengan teman-teman saya ini pada hari Rabu di rumah kak Indah, tepat dua jam setelah saya mendaftar. Di rumah kak Indah, saya berkenalan dengan beberapa relawan yang sempat hadir. Selanjutnya, pada hari Sabtu 27 Oktober 2018, pukul 06.00 WIB, kami janji untuk bertemu di lokasi ex-MTQ, kemudian kami pun berangkat bersama-sama menuju lokasi untuk menginspirasi.




Tiba di SDN 14 Kendari, kami disambut dengan hangat oleh para pengajar dan adik-adik yang sudah sabar menanti kedatangan kami. Fasilitator kelompok kami pun memberikan sambutan dan sebelum memulai KI, teman-teman relawan mengajak adik-adik semuanya untuk melakukan senam terlebih dahulu.



Apa itu Kelas Inspirasi?

Dari hasil browsing-an, saya menemukan bahwa Kelas Inspirasi merupakan suatu kegiatan, hasil dari ide dari teman-teman Gerakan Indonesia Mengajar dan juga para profesional yang ingin memberikan ruang "informasi" kepada para siswa-siswa khususnya SD mengenai cita-cita dan profesi. Nah, di sini, para profesional seperti TNI, Polri, penyanyi, barista, host TV, penjaga lapas dan tenaga kesehatan diberikan kesempatan selama sehari untuk berkontribusi di bidang pendidikan. Bentuk kontribusinya yakni dengan menjelaskan  dan memberi gambaran kepada adik-adik SD mengenai profesi mereka, manfaat profesi tersebut dimasyarakat dan juga bagaimana untuk mencapai atau menjalankan profesi tersebut. Terdengar sederhana bukan? Tapi, setelah saya mengikutinya ternyata sedikit "bisa dibilang" susah-susah gampang.

Oh ya, untuk Kelas Inspirasi Kendari, mereka memiliki tagline yaitu Berbagi Inspirasi Untuk Anak Pesisir. Selain itu, slogan KI adalah Sehari Mengajar, Selamanya Menginspirasi.


Apa saja yang dilakukan?

Untuk menjadi relawan KI, ada dua posisi yang kalian bisa daftar yakni:
  • Inspirator
  • Dokumentator
Inspirator
Tugas dari inspirator adalah memberikan inspirasi kepada siswa-siswa mengenai profesi mereka. Harapannya, dari cerita para profesional ini dapat menginspirasi siswa-siswi tersebut bahwa ada beragam pekerjaan yang dapat ditekuni dan juga bisa bermanfaat bagi orang lain bahkan berguna bagi nusa dan bangsa.


 
 








Dokumentator
Seorang dokumentator (fotografer dan videografer) dibutuhkan juga untuk mengabadikan kegiatan-kegiatan di Kelas Inspirasi. Nah dengan hasil karya foto dan video, diharapkan dapat memberikan gambaran tentang KI dan kegiatannya yang akan disebarluaskan melalui media social, serta tentunya bisa memberi inspirasi bagi para inspirator-inspirator lainnya di seluruh Indonesia.

Tantangan ketika mengikuti KI

Dari pengalaman saya mengikuti KI hari ini, anak-anak SD sedikit susah dikondisikan di kelas. Masih banyak yang berlarian keluar kelas ketika para Bapak Ibu profesional tersebut menjelaskan di depan kelas. Ada pula yang tertidur, ada yang berteriak dan mengganggu teman lainnya. Dan saya rasa hal tersebut wajar. Nah di sini, keuletan, ketekunan dan kesabaran para profesional memang benar-benar dibutuhkan. Mungkin, biasanya para profesional ini hanya bertemu dengan orang-orang dewasa yang mudah mencerna bahasa yang dipaparkan oleh mereka, beda kasus dengan anak-anak apalagi siswa siswi SD. Mereka dituntut untuk memberikan pemaparan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dimengerti oleh anak-anak SD.


Selain itu, umumnya anak-anak kecil hanya mengetahui beberapa profesi seperti tentara, polisi, dokter, dan guru. Jadi, ketika kita bertanya pada mereka, "Kalian mau jadi apa?" atau "Cita-citanya apa kalau sudah gede?" Yaa, jawaban mereka pasti seputaran tentara, polisi, dan dokter.
Nah, mereka umumnya kurang terbiasa mendengar pekerjaan lainnya. Oleh sebab itu, para profesional ini lagi-lagi dituntut untuk bisa memberi gambaran konkrit tentang Apa sih pekerjaan mereka sebenarnya? 
Misalnya apa? 
Tenaga kesehatan lainnya seperti bidan atau tenaga kesehatan masyarakat, nyaris semua anak SD akan mengira semua yang berseragam putih adalah dokter. 
Bagaimana dengan barista? 
Banker?
Sipir?
Host TV?
Pegawai Ombudsman?
Atau bahkan pengrajin?
Nah... bagaimana dengan teman-teman inspirator?
Tentunya sudah siap bukan untuk menceritakan siapakah kalian kepada adik-adik SD.

Apa manfaat mengikuti KI?

Dengan bergabung di KI, kalian bisa dengan langsung merasakan beberapa manfaat seperti (hasil pengalaman sendiri):
  • Mengetahui bagaimana sistem pendidikan yang ada saat ini. Kalian bisa mengambil peran sebagai pengajar sehari.
  • Mengetahui bidang profesional lainnya dan memperluas jejaring pertemanan dengan orang lainnya meskipun di luar lingkup pekerjaan kita.
  • Sarana pembelajaran, baik pembelajaran mengenai bagaimana kita bersikap terhadap anak-anak dan juga melatih sesabaran hehe. Selain itu, bisa juga menjadi kesempatan bagi teman-teman untuk mengasah skill seperti para dokumentator.
  • Karena kegiatan ini adalah kegiatan sukarela, maka dengan bergabung dengan kegiatan ini kalian bisa juga mendapat pahala. 

Sebelum meninggalkan sekolah, kami pun memberikan suatu poster besar yang digunakan untuk adik-adik menuliskan cita-cita mereka.



Nah, setelah selesai kegiatan menginspirasi, selanjutnya kami kembali ke Aula BI untuk melakukan kegiatan refleksi. Di pertemuan ini, beberapa inspirator menyampaikan kesan dan pesannya, kami juga menuliskan pesan, kesan, kelebihan dan apa saja yang bisa dibenahi sebagai saran untuk kegiatan KI selanjutnya.
Ada juga loh beberapa inspirator yang menyumbangkan suara untuk menghibur rekan-rekan relawan lainnya.




Harapan saya pribadi, semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan. Dan khususnya para inspirator dan relawan lainnya tidak hanya menginspirasi di kegiatan Kelas Inspirasi namun dimanapun dan kapanpun itu, mereka bisa senantiasa memberikan manfaat, memberikan inspirasi kepada semua elemen masyarakat.

"Kita tidak pernah tahu, di titik mana kita bisa menginspirasi orang lain, yang bisa kita lakukan adalah melangkah untuk kebaikan." - Mohammad Kamiluddin


Tim Dokumentator


Tim Lucky 7 dan para pengajar di SDN 14 Kendari

Cheers,

@ishariatiz


PS: mau tau info lengkap tentang Kelas Inspirasi? Klik KELAS INSPIRASI KENDARI


4 comments: