#WURLife: Warna Warni Musim Semi di Belmonte Arboretum



Musim semi adalah saah satu musim yang dinanti-nanti oleh masyarakat di Europa. Setelah berbulan-bulan di selimuti hawa dingin musim gugur dan musim dingin, akhirnya matahari yang biasanya cuma bersinar kini mulai benar-benar mengangatkan daratan Eropa. Nah salah satu yang menarik dimusim semi adalah mulai tumbuhnya bunga-bunga dengan warna-warni yang beragam. Di musim semi ini juga, tempat tinggal saya, Wageningen ternyata selama ini menyembunyikan taman dengan beragam bunga yang ada. Yap, jelaslah ketika musim gugur dan winter bunga bunga ini tidak begitu terlihat.

Nah, saya pun mengunjungi botanical garden ini dua kali, yang pertama bersama Kak Amel dan yang kedua sama Mbak Erna dari Groningen. 


Sejarah

Berdasarkan hasil membaca google saya pun mendapat informasi bahwa Belmonte Arboretum ini memiliki luas seitar 17Ha yang dibuka pada tahun 1936. Awalnya, lokasi arboretum merupakan lokasi villa seorang bangsawan Belanda yang didirikan pada akhir abad ke-18 ditahun 1845. Villa yang dibangunpun bergaya Italia tentunya dengan lokasi berada di atas perbukitan maka pemandangan yang terlihat adalah hamparan Sungai Rhine. Kemudian, lahan dengan luas 17Ha tersebut di ubah dengan tatanan Inggris dengan pengelola berbagai tanaman dan buah mengingat lahan tersebut begitu subur. 




Ketika Perang Dunia Kedua, villa yang bernama Belmonte ini hancur dan ditahun 1951 Sekolah Pertanian (Agricultural College, nama lain Wageningen University pada saat itu) membeli lahan yang mengelolanya sebelum dibuka untuk umum di tahun 1954. 

Saat ini pengelolaan Belmonte Arboretum ditangani oleh Belmonte Arboretum Foundation untuk menjaga kelestarian pengelolaan kebun botani, budaya maupun sejarahnya. 

Pengalaman di Belmonte Arboretum

Ketika saya pergi ke sana, ada beragam hamparan bunga yang kalian bisa nikmati bersama keluarga, beberapa orang juga terlihat berkumpul bersama sedang piknik, bahkaan ada juga yang tidur siang di taman. Selain bunga-bunga yang beragam, ternyata ada juga pohon apel, sayangnya saya tidak mengunjungi deretan pepohonan apel yang dimaksud tersebut. 
Oh ya buat kesana kalian bisa menggunakan sepeda saja loh, tapi yaaa karena perjalanan menuju ke Arboretumnya lumayan mendaki, mungkin agak sedikit berat tapi tidak mendaki seperti naik gunung. Dari kampus sendiri sekitar 3km. Tidak ada uang masuk loh alias gratisss.







Saya juga menyempatkan untuk membuat video ketika mengunjungi Belmonte Arboretum. Kalian bisa lihat di ...

No comments:

Post a Comment