#RandomTips: Pilah Pilih Barang Sebelum Berangkat Studi




Halo!
Mungkin sudah lama sekali saya tidak posting sesuatu di blog ini. Nah, sekarang saya tengah berusaha mendedikasikan diri (semoga bisa konsisten hehe) untuk memposting beberapa hal yang kiranya dapat berfaedah untuk teman-teman semua. Saya tahu bahwa kebanyakan tulisan saya tidak ada manfaatnya, isinya cuma curcolan tidak jelas... yah namanya saja blog untuk catatan rutinias online.
Nah, diblog ini saya akan berbagi cerita pas saya packing sebelum melanjutkan sekolah di Belanda, semoga bisa jadi referensi teman-teman tidak hanya di Belanda tapi dimanapun berada.

Daftar Dokumen 

Mungkin kita sudah bisa bilang, "Ngapain harus bawa-bawa dokumen ini itu? Kan bisa disave di hape saja, email atau laptop." Nah teman, tidak ada salahnya membawa hard copy dokumen-dokumen penting, karena kemarin ketika saya tiba di Bandara dan pengecekan dibagian imigrasi, petugas bandara menanyakan LoA kampus tujuan saya, mau buka handphone pun saya tidak terkoneksi dengan internet, bahkan handphone saya pun krisis baterai saat itu, mau buka leptop apalagi, antrian banyak tidak mungkin kan kita riweh sendiri bongkar-bongkar barang. Nah, berikut daftar dokumen yang bisa dipertimbangkan untuk dibawa :
  • Letter of Acceptance, 
  • Sertifikat bahasa yang dibutuhkan seperti IELTS atau TOEFL dan fotokopiannya
  • Kontrak housing,
  • Dokumen kontrak beasiswa (bagi yang beasiswa)
  • Letter of Guarantee atau Sponsorship, 
  • Ijazah
  • Transkrip nilai
  • Akta Lahir (beberapa negara butuh katanya sebagai dokumen untuk mengurus di gementee atau semacam catatan sipil di negara tujuan)
  • KTP dan fotokopiannya
  • Foto kopi passport
  • Foto ukuran 2x3, 3x4, dan 4x6 minimal 5 lembar
Di atas saya tulis dan sarankan untuk membawa fotokopian karena kita pendatang dan belum mengetahui keadaan sekitar, dimana tukang fotokopi dan atau tempat ngeprint. Hal ini jumpai ketika saya mau mengurus ID Card ketika awal datang, mereka menanyakan fotokopian pasport bagian cap imigrasi, dan untungnya saat itu memang kampus membuka fotokopian khusus untuk mahasiswa baru. Nah bagaimana jika tidak? Untuk sekedar informasi bahwa lingkungan kampus saya sangat beda dengan kampus di Indonesia dimana kita dimanjakan dengan fasilitas yang cukup tersedia, mau fotokopi ada, warnet ada, bahkan wartegpun menjamur di pinggir jalan. Dan hal itu tidak saya temukan di sekitar kampus saya di Wageningen, khususnya fotokopian dan warteg hehe.

Daftar Pakaian dan Kebutuhan Lainnya

Bagian ini nih yang paling susah mengaturnya apalagi terkadang kita terkendala dengan jumlah bagasi. Jadi, pastikan dulu kalian menggunakan maskapai apa dan cek jumlah bagasi yang disediakan. Tapi bagi kalian yang memang perlu sekali membawa semua barang sampai over bagasi mungkin bisa membeli bagasi langsung yang disediakan oleh maskapai tersebut. Selain itu, pastikan juga saat kamu tiba sedang musim apa dinegara tujuan, tentunya ini agar kita saltum ketika sampai. Misal, kalian sampai pada musim dingin tapi pakai baju msim panas, kan tentu kalian sendiri akan kesusahan apalagi bagi yang pertama kali keluar negeri seperti saya, rasa dingin saat musim dingin berlipat-lipat bahkan kadang sampai minus.


Berikut list-nya:

Pakaian


  • Baju kaus 2 buah
  • Baju kemeja (formal) 3 buah
  • Jaket winter 1 buah
  • Sweater 1 buah
  • Mantel hujan 1 buah (atau bawa payung lipat juga boleh)
  • Baju kemeja putih dan bawahan hitam, buat jaga-jaga bawa aja, lagian warnanya OK dipadupadankan dengan apa saja. 
  • Jilbab dan dalaman jilbab 10 buah
  • Jilbab pasang 2 buah
  • Bawahan (celana 3 buah dan rok 2 buah) buat ngampus
  • Bawahan buat di rumah 2 buah pun OK
  • Alat solat
  • Kaus kaki 3 pasang
  • Dalaman suka-suka 10 pasang pun OK.
  • Daster atau baju tidur 2 buah
  • Baju Batik nih, kalo bisa bawa 2 biar pas acara formal bajunya gak itu-itu aja di foto.
  • Baju adat seperti kebaya bawa juga plus bawahannya seperti jarik, beberapa kampus dan organisasi Mahasiswa Indonesia (Persatuan Pelajar Indonesia) sering mengadakan kegiatan bertema Indonesia loh!
  • Handuk kecil
  • Thermal clothes 2 buah (longjohn)

Barang penting dan gak penting lainnya

  • Alat mandi yang traveler aja.
  • Kosmetik yang emang sudah cocok dan gak bisa gonta ganti, kalau bisa bawa untuk penggunaan 6 bulan.
  • Ricecooker, saya bawa loh hahaha
  • Kitab Suci
  • Makanan untuk 3 hari pertama seperti rendang, indomie, abon, boncabe.
  • Kamus!!! Beberapa kampus mengizinkan mahasiswanya membawa kamus loh pas ujian. Sapa tau berguna
  • Bendera Merah Putih! Biar selalu ingat tanah air
  • Kamera buat foto-foto
  • Laptop 
  • Buku-buku yang penting 
  • Router biar langsung connect pas sampe Wk.
  • Bantal Guling, ini saya bawa juga Hahaha
  • Lampu putih, nah kalo ini karena di tempat saya rata-rata lampunya kuning dan agak kurang terbiasa sehingga kurang nyaman matanya.
  • Kacamata tambahan buat yang minus dan plus.
  • Obat pribadi
  • Minyak-minyakan : telon, kayu putih, gosok, gpu, balsem dll
  • Uang tunai sekira-kiranya saja untuk bertahan seminggu karena pembuatan akun bank di beberapa tempat memang memakan waktu juga. Saran saya bawa  kalau Eropa seperti Belanda kisaran 200-400euro sudah cukup. 
  • Colokan universal
  • Foto orang tersayang, ciyeeee.
  • Sarung tangan
  • Flat shoes 2 buah
  • Boot 1 buah kali pas nyampai musim dingin

Udah sepertinya itu saja cukup. Kalau bisa jangan bawa baju banyak-banyak, soalnya rata-rata teman-teman saya pada beli baju baru apalagi pas diskonan. Oh ya, untuk maskapai Garuda khususnya penumpang dengan status akan menempuh pendidikan, mereka menyediakan bagasi untuk sepeda loh! Jadi, kalian bawa sepeda dari Indonesia pun bisa. 
Selamat berpacking ria.
Jangan lupa berdoa, banyak luangkan waktu bersama orang yang tersayang daaaan.... ingat kembali luruskan niat belajarnya. 
Salam, Isti!

No comments:

Post a Comment