Pilah Pilih Kursusan di Pare

Heihooo!!!

Setelah sekian lama tidak nge-blog akhirnya nulis lagi di sini.
Tujuan dari tulisan saya hari ini, karena lumayan banyak yang bertanya ke saya "Kursusan apa saja yang bagus di Pare???"
Jadi, akhirnya saya tulis pilihan kursusan dan semoga bermanfaat bagi kawan sekalian. 
Sebenarnya, saya cukup lama tinggal di Pare, setahun lebih beberapa bulan mulai dari November 2015 sampai Januari 2017. Itu bukan suatu hal yang bisa dibanggakan sebenarnya dan tidak bisa dilupakan juga haha. 
Mungkin awalnya orang-orang akan berpikiran bahwa di Pare itu langsung mahir bahasa Inggrisnya, ternyata... ZONK! karena belajar bahasa Inggris di Pare tidak instant guyss, meskipun ada paket instantnya. Ingaaat, namanya belajar itu berproses saudara sekalian. Hiksss, suka sedih kalau ada yang bilang, "Lama amat sih di Pare. Si X cuma sebulan udah pulang. Gak lama buangeeeet kayak ente sampe berbulan-bulan."
Orang ngejar sarjana aja gak semuanya bisa 3.5 tahun. Aish, lewat dan lupakan. 
Di sini saya mau fokus sharing tentang beberapa kursusan dan tips dan trick pilih kursusan dan bertahan hidup di Pare dengan tujuan awal ; BELAJAR sengaja di bold, karena banyak yang ke Pare justru untuk main-main saja. Jujur, selama di Pare saya tidak pernah singgah ke Batu Malang, Pulau Sempu, Gunung Bromo dan objek wisata lainnya, karena memang tujuan belajar dan budget dari ortu belajar, malu dong minta duit tapi buat keliaran padahal ortu di kampung sana keringatan kumpulin duit. Jadi, buat teman-teman yang suka ngajak main ke tempat tersebut maaaf, saya tolak kalian semua, hati ini harus Setia untuk menuntut ilmu. Wkwkwk 

Guys, kalian harus merenung terlebih dahulu sebelum memutuskan ke Pare.
Di sini saya tulis beberapa tips ala saya :

1. Tanya diri sendiri : Tujuan ke Pare itu buat apa?
Belajar Bahasa Inggris, cari gebetan, liburan doang, jalan-jalan, atau apa? Ini penting sekali. Kalau kalian sudah mantap dengan tujuan belajar, niscaya kalian harus tahan menolak ajakan holiday-holidayan selama dua hari yang lumayan makan duit hampir sama dengan biaya kursus 2 minggu.




2. Buat time table dan Study Plan.
Nah, kalo ini berhubungan dengan apa yang akan kalian lakukan di Pare. Temans, di Pare itu rentang belajar (berdasarkan paketan di beberapa kursusan) ada beragam loh, mulai dari paket 2 minggu sampai 1 tahun. Nah, kamu mau berapa lama di Pare? Untuk yang tujuannya ke TOEFL dan IELTS khususnya buat yang mau Scholarship Hunter dan Lanjut sekolah ke Luar Negeri, mereka rata-rata memakan waktu 3 bulanan ke atas. Jadi mulailah kamu bikin apa saja yang akan kamu lakukan selama di Pare dan apa saja harapan pencapaianmu kelak.



Contoh saja, jangan di bawa serius hihihi

3. Pilih kursusan Sesuai dengan Kebutuhanmu.
Jadi beberapa teman yang tanya ke saya, "Kursusan apa sih yang bagus???"
Wah, saya juga bingung mau jawab apa. Bagi saya, semua kursusan bagus asal kita benar-benar mau belajar. Jadi begini, ada teman yang bilang, 
"Ah kursusan ini gak enak pengajarnya?" 
"Ih kursusan ini full buangeeet jadwalnya," 
"Ih yang ini banyak tugasnya!" 
"Kursusan ini mahal buangeeet sih!!!" 
Kalo saya pribadi memang ingin memanfaatkan waktu seefesien mungkin untuk belajar, jadi jadwal padat sampai tugas menumpuk dan tidur tidak terlalu cukup adalah sesuatu yang justru menantang, kalau kalah duluan dalam belajar bahasa Inggris, gimana kamu nanti belajar di negara Inggris??? Hayooo???
Oh ya, untuk kursusan sendiri saya list di bawah ini berdasarkan info-info yang saya dapatkan selama hidup di Pare, tidak semuanya pernah saya daftar sebagai student loh, duit seret hehe saya kebanyakan self study di kamar memanfaatkan fotokopian di penjual buku. Dan untuk perkiraan harganya mulai dari 40.000/program/2minggu sampai 1juta/beberapa program/1Bulan,  soo kalian juga bisa menyesuaikan kursusan dengan budget yang tersedia. Dan menurut saya pribadi, kursusan di Pare itu bagus-bagus, ya iyalah masa buka kursusan malah nyesatin orang mau belajar bahasa Inggris.

Well, disini beberapa list kursusannya :

Speaking
Grammar 
  • Kresna
  • Logico
  • Elfast
  • BEC/HEC/EECC
IELTS

TOEFL
Tambahan 
Scholarship Hunter : TEST English School, berdasarkan cerita dari teman-teman, kursusan ini memang tempatnya pemburu beasiswa loh, selain belajar bahasa Inggris di sini teman-teman akan dibekali ilmu dan kiat-kiat mendapatkan beasiswa dan belajar langsung dari penerima beasiswa baik AAS, LPDP, Fullbright, dan DAAD. 
Kelas Beragam : Global English, nah kalo di GE kalian bisa pilih macam-macam kelas, karena kursusan ini merupakan lembaga yang menyediakan banyak kelas berdasarkan minat kita. Misal kelas speaking dari pre-speaking, speaking 1, 2 , 3 dan speaking IELTS. Grammar pun di bagi, Grammar biasa, Grammar TOEFL, Grammar IELTS, Grammar Writing dll. 
Founder Kampung Inggris : BEC (Basic English Course) merupakan kursusan pertama yang didirikan di Pare loh! Kursusan ini diperuntukkan buat teman-teman yang mau belajar dari dasar bahasa Inggris, dan hanya dibuka pada periode-periode tertentu saja. Jadi, kalian kalau masuk di BEC harus cek waktu pendaftarannya, kemudian daftarnya langsung di tempat dan kuota terbatas perangkatan. 

(List di atas mungkin kurang lengkap dan hanya berdasarkan pengetahuan saya semata, kalau ada kursusan yang lainnya yang bagus, mohon ditambahkan nanti saya revisi. Makasiiih)

Selain kursusan di atas, teman-teman yang khususnya IELTS bisa mengambil private (Writing or Speaking) di beberapa tutor yang memang membuka kelas private. Saya list di bawah ini berdasarkan informasi yang saya peroleh dari teman-teman saya yah!
  • Miss Jun : writing
  • Miss Anfalia : writing and speaking
  • Miss Phi : speaking
  • Miss Tika : speaking
  • Miss Firda : writing
  • Mr. Muhtar : writing
  • Mr. Musa : writing
  • Mr. Aly : reading, writing
Nomor kontak mereka saya tidak bisa cantumkan hehehe. 

4. Pilih Tempat Tinggal!
Secara garis besar, untuk tinggal di Pare terbagi dua macam
  • Ngecamp
  • Ngekos
Dan tentunya kedua-duanya ada kelebihan maupun kekurangannya guysss. Mulai dari mana yaaa??
Ngecamp nah kalau ini rata-rata bawaan paket yang ditawarkan dari beberapa kursusan 
Kelebihannya : Kalian akan mendapatkan kelas tambahan di pagi hari setelah Subuh dan setelah Maghrib, kelas tambahannya beragam juga, mulai dari vocabulary, public speaking, debate, drama, dan lain-lain tergantung tutor pengampu akan memberikan materi apa kepada studentnya. Selain itu, kalian bisa saja digabungkan dalam satu kamar bersama teman-teman sekelas kalian kan enak bisa belajar bareng.
Kekurangannya : Karena adanya kelas tambahan itu, mungkin beberapa teman akan merasa kelelahan, waktu yang dapat digunakan untuk istirahat atau sekedar self study akan terpakai untuk kelas program pagi dan malam. 

Ngekos kalo ngekos berarti ya suka-suka kita dan kita sendiri yang pilih.
Kelebihannya : Kita bisa mengatur kelas dan di kursusan mana saja, tanpa terikat. Selain itu, waktu kita bisa manage sendiri khususnya waktu luang apakah digunakan untuk self study, istirahat, atau ambil kelas lainnya. Kemudian, dari pilihan harga kamar pun bisa kita tentukan mau dari harga 150rb-700rb tergantung fasilitasnya, ada yang AC, Kipas, Tanpa Kipas, mau sekamar berdua, bertiga, atau sendirian tapi yaa bayar double hehe. Bahkan ada juga kok yang 150ribu dan sudah berwifi loh. 
Oh yaaa, kamu juga bisa sharing dengan teman kos dari kursusan lain tentang pelajaran mereka. Kan asik juga.
Kekurangannya : Buat teman-teman yang kurang cermat mengatur waktu, mungkin akan kewalahan, tidak ada teman sekursusan yang mengingatkan jam pergi belajar. Kadang juga, kalau kamu kursus di A dan menyediakan camp, tapi kamu tidak masuk camp, kamu akan alone beb, mereka cerita hahahihi tentang camp, kamu cuma bisa nyengir hehe.

jadi pilih mana???
Secara garis besar aja deh
1. Kalo kamu mau kelas tambahan yaaa ngecamp aja
2. Kalo malas ikut kelas tambahan subuh dan malam yaaa ngekos aja
3. Kalo butuh privasi ruang kamar yaaa ngekos aja
4. Kalo butuh teman senasib seperjuangan yaa ngecamp aja
5. Kalo butuh yang berAC yaa ngekos aja hehehe.

5. Menuju ke Pare. 
sumber : https://wahsur.files.wordpress.com/2016/05/pare-kediri.jpg
  • Bus, nanti turun di terminal Pare kemudian lanjut naik becak motor harganya kisaran 15.000-20.000.
  • Kereta Api, turun di Jombang, nanti jalan kaki sedikit sampai palang kereta api yang di jalan raya bakal dapat mobil angkot arah Pare cuma 10.000 terus lanjut naik becak ke dalam wilayah Kampung Inggris sekitar 15.000
  • Kereta Api, turun Kediri, pas kalian keluar stasiun akan ketemu beberapa jasa ojek menuju Pare biayanya sekitar 40.000-50.000, atau naik mobil angkot 25.000-30.000 langsung di antar sampai ke kursusannya. 
  • Pesawat turun Juanda, Surabaya nanti kalian juga harus menghubungi travel ke Pare dan biayanya 70.000-100.000.
Harga bisa berubah sesuai perkembangan jaman dan kebutuhan perekonomian para penyedia jasa ojek, angkot, becak.

Okay, sekian dari saya, kalau ada yang berkenan menambahkan silahkan. Maaf kalau banyak salahnya, terimakasih. 
Bye~~~

*sekali lagi kalo ada yang kurang tepat bisa memberi masukan dan koreksian. 

Komentar

  1. Hai mba Isti, mantap nih tipsnya. Sepakat banget, apalagi soal urusan niat, benar-benar perlu diluruskan biar tetap pada tujuan awal datang ke Pare. Sukses untuk studinya di Belanda mba :)
    Salam Sasangka Arkana..haha :)

    BalasHapus
  2. Kak, minta cp ny yg guru privat dong, susah cari nya, nemu cmn ms Jun aja, kalo nanya temen malah banyak yg gak tau orangnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Evralia : silahkan email saya untuk CP mereka -> ishariatiz@gmail.com

      Hapus
    2. Halo Mbak Ishariatiz,
      Saya minat juga untuk kontaknya,
      Mohon infonya ya,
      saya sudah email Mbak.
      Nuwun sebelumnya

      Hapus

Posting Komentar

BACA JUGA