Bento

Bismillah.
Sudah lama saya gak OL, bukan gara-gara hello kiti yang hobi hack-hack blog sih, tapi gegara hello males yang bergelantungan di mata kalo lama-lama liat layar kompi. Entah ini pengaruh skripsi yang tidak kunjung dijamu oleh dosen, ataukah saya yang memangnya pemalu untuk menghadap dosen. Oh pleasseee, malas menjauhlah dari diriku.
Oh ya, kemalasan saya dalam menghadapi skripsi sebenarnya mengakibatkan tergesernya jadwal mengerjakan kompre/proposal, awalnya target dua minggu aja, eh ini sudah masuk ke minggu ketiga. sekali lagi, entah siapa yang harus saya salahkan atas terjadinya hal ini. 
Ngomong-ngomong soal malas, sebenarnya saya tuh gak malas loh, hanya berpindah talent aja. nah biasanya saya terkenal (menurut saya sendiri) agak bisa nulis, terus bikin pernak-pernik, dan gambar denah rumah yang tidak sesuai baku mutu tatacara menggambar yang baik dan benar, sekarang saya tengah terjun dibidang industri dapur-dapuran. yap, ini bukan dapur rekaman, tapi the real dapur. 
saya lagi suka bikin-bikin bento, dari bentuknya yang abstrak sampai yang ada mulut, mata, dll.
Awalnya dari fb Japanese Station yang posting Japanese Curry yang model olaf berhubung saya pengen sekali punya boneka olaf sayangnya kebutuhan akan bbm lebih penting, jadi tidak perpenuhilah hasrat saya itu, makanya saya pun mengalihkan ambisi belanja ke makanan. saya bisa dikit-dikit bikin japanese curry, untuk olafnya sih cuma pakai nori dan nasi aja. 
cekitdot aja ke capture instagram saya (jangan lupa follow yaa) @ishariatiz

bento japanese curry olaf

Forget Me Not

Tulisan ini terinspirasi dari video Forget Me Not. Sumber dapat dilihat di Forget Me Not Video


Setiap pagi, aku melakukan hal yang sama. Mengelap kakinya yang kulepatkkan di atas kakiku. Kakinya telah diselimuti kerutan-kerutan, bahkan sekujur tubuh kami berdua tanpa terasa telah menua. Aku bahkan melupakan waktu, sudah berapa lama kita bersama?
Kupasangkan kaus kakinya. Dia tengah duduk di kursi kesayangannya. Rambutnya telah kusisir rapi. Ia tetap cantik di mataku. Pertanyaannya setiap pagi hari selalu sama, "Siapa kamu?" tanyanya dengan begitu ketus. Dia tidak tersenyum, tapi satu hal yang aku sukai, dia tidak merasa risih setiap melihat orang asing baginya memasangkan kaus kaki. Dalam hati, sejujurnya aku sakit mendengar kalimat itu, namun rasa kecewa dan sakit itu perlahan-lahan menguap seiring dengan kasih sayang yang selalu tumbuh setiap hari untuknya. Bagaikan bunga kembang sepatu dan beberapa tanaman lainnya di halaman rumah kami, tak pernah mati karena aku tak pernah bosan menyiraminya dengan kasih sayang dan cinta. 

"You don't remember me. But, I remember you."

Pancake Durian

Assalamu'alaikum.
Kemarin senin saya, Hasbeyonce dan Karo iseng-iseng bikin pancake duren. Sebenarnya rencana bikin pancakenya sudah lama sekali. Saking lamanya hampir dilupa. 
Oh ya, saya tahu tentang pancake duren ini pas booming di Kendari sekitar puasa tahun 2013 kemarin. Orang-orang pada heboh bahas tentang pancake duren, dan setelah searching harganya, alamak mahalnya satu biji pancake duren bisa sampe 10.000. Nah, karena alasan itu, akhirnya saya searching cara membuat pancake duren, eh ternyata gampang beud. 
Nah, terus apa sayang yang disiapkan?

Mammaulu Nabi

Assalamu'alaikum... Jama'ah... Oh jama'ah... tamaki dolo... (Kalau ditipi itu jawabannya "yeee" atau "eeee", padahal sebenarnya itu "iye" atau "iya"... sering pedoko kalau dengar jawabannya cuma eee eee yeee...)

Nah, semalam itu seperti biasa, kebiasaan saya untuk ngepoin akun orang, nah mata saya tertuju pada satu akun namanya @Kallolo_Ogi saya hampir lupa kalau melewati tanggal 14 Januari kemarin itu bertepatan dengan 12 Rabiul Awal di bulan Qomariyyah. Pada tahukan kalau tanggal 12 Rabiul Awal, lahirlah seorang nabi, Nabi Muhammad namanya, Aminah nama Ibunya, Abdullah nama ayahnya. (Jangan dilupa loh!)

Novel Chetan Bhagat




Assalam.
Saya lupa kapan pertama kali dikasih buku tersebut. Tapi, sebenarnya saya juga tidak tahu kenapa saya bisa kepincut oleh bacaan ini. Awalnya kalau tidak salah pada saat masuk kelas Akademi Berceritanya Bentang Pustaka & Plotpoint, saya tertarik pada satu buku. Gambarnya so sweet menurutku, secara saya perempuan suka dengan hal-hal yang berbau romantis dan sweet. Yah, saya tidak perlu berpura-pura dalam hal ini. Maka sejak saat itu saya mengincar buku tersebut. Kalau tidak salah pada bulan-bulan November - Desember kemarin ada sekaten buku di McDonals, nah di salah satu stand buku yaitu Mizan Group, ada novel tersebut, diskonnya gede juga sih 20%, saya pun mengkalkulasikan kira-kira berapa harga yang saya akan peroleh??? Sialnya saat itu saya sedang tidak membawa uang yang cukup. Saya lagi dalam masa krisis moneter dalam perbankan kedompetan. Seingatku uang tersisa enam puluh atau lima puluh ribu, so alhasil saya hanya membeli buku yang kebetulan murah, dua puluh ribuan harganya. Nggak apa-apa, saya tidak pernah menyesal untuk sebuah buku, yang jelas buku itu di dalamnya pasti ada sesuatu yang ingin disampaikan oleh penulisnya. Itu yang saya pahami selama ini.