Narrow

source : kamalphotography.deviantart.com
Ada yang lihat garis tipis bibirku?
Adakah yang bisa menebak itu senyuman atau guratan sedih.
Ya, aku di sini. Melihat kalian dari berbagai penjuru.
Kalian menatapku. Ada yang bahagia, ada yang sedih, ada yang biasa saja.

Lihat mataku.
Apa yang kau temukan dari mata sayu ini.
Semakin hari semakin rabun.
Garis wajahku memucat dan terlhat kasar.

Di tempat ini. Hitam dan putih, aku tak dapat membedakannya. 
Sama dalam pandanganku.
Aku di sini, melihat kalian.
Dalam sudut kegelapan.
Kalian bisa menjangkauku.
Tapi, jemari ini terasa kaku untuk keluar.

Ada sekat yang membatasi.
Sempit. Kasar. Tak ada cahaya.
Untuk terbang, sayapku sampai patah dalam tempat ini karena sempit.
Untuk bernapas, aku susah. 
Bulu-bulu warna-warniku rontok dan memucat.
Warnanya tak berkilau.

Terasa ada sumbatan dalam tenggorokan.
Aku ingin berteriak.
Aku ingin bebas, menari seperti seorang gispi dengan warna warni tudung kepala.
Aku ingin seperti burung hantu, ditakuti namun liar dan bebas.

Liat perpaduan antara mata dan bibirku? Apa yang kau temukan?
Dengan tubuh nyaris tak berdaging ini.

Komentar

BACA JUGA