Kartu Kejujuran

si kotak ijo
Hari ini, kesempatan main di ruangan dekan Fakultas Teknologi Mineral, yuhuuu...
Berhubung bu dekan yang ini sudah berjanji mau kasih liat kita-kita contoh proposal PKM. Maka jadilah kita ke ruangannya, setelah nunggu kurang lebih 15 menitan. Maklum ibu dekan ini sibuk dan amat sangat gesit pokoknya.
Nah, kita dipersilahkan masuk di ruangan bu dekan (berhubung dia juga dosen jadi saya sebut saja dosen).
Kita baru duduk, lalu datang bapak-bapak berkacamata dengan ramah membawa segepok tumpukan proposal. Hmmm kira-kira ada 50 atau berapa gitu. Pokoknya banyaaak!!!
Kita baca-baca, dari judul ada yang unik, unik buanget, biasa aja juga ada hehe...
Karena capek baca-baca proposal PKM yang segono banyaknya, jadi kita-kita mulai menkhayal tentang PKM kita masing-masing.
Di mulai dari, bakso isi tahu, sate coklat, coklat aneka rasa, coklat isi buah, hingga coklat isi ganja, dan si Kukur salah denger lagi. Dikiranya coklat isi gajah. Yaa eelaaa... Segede apa coba tuh coklat kalo isinya gajah. Nah loh, sapa juga yang mau makan yaa??? Dari size udah gede ma daging gajah juga alot, ditambah gajah itu satwa yang dilindungi oleh negara. Baru ajukan proposal dengan judul "Coklat Isi Gajah", beberapa menit kemudian kita sudah berada di penjara. Oh no!!!
Nah, karena bete dan ketawa gak jelas, ngalor kidul masalah ide PKM. Mata saya yang jeli ini melihat sebuah kotak di depan tipi. Eittzz... Ini bukan kotak ganja atau gajah, apalagi kotak rokok loh. Bukan...
Saya minta izin ma ibu dosen, "Bu, boleh pinjam kotaknya???", dan si ibu yang lagi sibuk dengan materi kuliah yang akan diberikan alias di copikan diflash pun dengan senang hati memberikan izin...
Yuhuuu... Akhirnya kita main kotak yang isinya kartu di ruang dekan. Bayangin deh yaa, emang ada mahasiswa boleh main gaplek, main domino, atau main kartu di ruang dekan??? Gak lah. Kecuali kita-kita ini. Hahahaha (ketawa menggeeemaaaa)
Nah, dimulailah kita bermain dengan kesoktauan bermodal petunjuk di badan kotak ijo ini, nama kotaknya adalah Kartu Kejujuran buatan PKM Mbak Dewi Fajar dkk.
Jadi, pertama-tama itu dibagi tujuh kartu perorang. Yang main boleh 3-5 orang kok. Nah kalo ada sisa kartunya silahkan disimpan ditengah aja.
Setelah itu secara bergiliran kita ngambil kartu dari teman dan baca isi kartunya alias ngejawab pertanyaanya. Trus kartunya disimpan alias dipisahkan dari kartu-kartu kita yang lain (Ups. Sorri kalau salah, soalnya saya mainnya sambil motoin teman-teman para bandar-bandar ini)
nah, soalnya ada di dalam kartu2 ini
Nah, kita jawabnya juga nyeleneh-nyeleneh. Pokoknya bikin kacau ruang dekan.
Maaf bu, kami tidak bermaksud meramaikan situasi dan kondisi ini.
Pertanyaan dikartu itu macam-macam, misalnya Hmm... 
Pelajaran apa yang kamu sukai???
Jika gede pengen lakukan apa ma ortu?
Suka bantu nyiram bunga ibu gak?
Pokoknya kayak gitu-gitu, hanya redaksi kalimatnya sedikit bagus dari tulisan saya diatas hehe...




kalo sama warna kartunya akan menjadi cerita

Permainan ini akan mendidik karakter kita untuk jujur dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan yang disediakan, selain itu ada cerita menarik yang memiliki nilai teladan di kartu-kartu yang sewarna ketika digabungkan loh. Nice banget buat bocah-bocah.
Nah, kita akhirnya sadar ini kartu harusnya dimainkan ma anak-anak si bocah SD sono, lah ini sudah dedengkot mahasiswa masih main kartu bergambar heheh. Maklum wajah tua jiwa muda.
Cekidot liat wajah-wajah para the bandar ini

Fandut

Kukur

kalo pagi Nugraha,sore Mega, malam Fitri

Yen

dua orang bandar

orang yang kalah main



Untuk gambar terakhir pertanyaanya adalah : Apa yang ingin kamu berikan kepada orang tuamu kelak besar nanti???
Jika ada yang berkunjung diblog saya silahkan dijawab, walah tidak menjawab di komentar. Cukup dalam hatimu saja kawan.

Komentar

BACA JUGA