Dandelion, Tak Pernah Membenci Angin

Lama tak memblogging.
Assalamu'alaikum.
Kalian suka melihat bunga? Iya sayapun amat suka dengan bunga.
Kalian tahu dandelion? Penasaran? Demikian juga dengan saya. Namanya indah. Dandelion, terselip kata lion yang berarti singa. Apa bunga ini sekuat singa? Bentuknya singa? Berwarna coklat?
Tidak!!!
Dandelion atau sejenis Randa Tapak ialah bunga yang amat mudah sekali kita jumpai. Bunga yang terkadang membuatmu terusik hingga mengibaskan tangan menjatuhkan mahkotanya yang indah.
Dandelion ternyata memiliki sejuta arti.
Kalian pasti pernah melihatnya disuatu tempat. Bunga berwarna putih, kecil, mungil. Ditepi jalan. Ladang, Padang rumput. Dimanapun dandelion bisa hidup. Seperti itulah kita harus belajar darinya, bahwa kita harus mudah ditemui oleh kawan, saudara, dan keluarga kita ketika mereka membutuhkan pertolongan kita.
Warnanya putih, putih itu selalu diidentikkan dengan
suci, bersih, tulus. Demikianlah bunga ini.
Tangkai tempat mahkotanya selalu kuat. Menahan terjangan angin. Namun apa daya?
Angin yang kencang itu datang. Membuat mahkotanya terbang. Terlepas dari singasananya. Dia terlihat lemah. Namun tidak pada tangkai tempat mahkota itu melekat.
Setelah terbang apakah dia mati?
Tentu tidak kawan, bunga dandelion yang terhempas oleh angin. menghancurkan indah mahkotanya justru akan mengalah. membiarkan mahkota itu berterbangan kemana arah angin membawanya. 
Sungai, jurang, lautan, jalan raya...
Kemanapun dia terbang. Mengajarkan kita untuk selalu bersifat dinamis. Mengejar cita-cita setinggi mungkin.
Setelah terbang, akankah mati?
Tidak juga. Karena setelah dia sampai di tanah itu. Dia akan tumbuh menjadi dandelion baru.
Dan seperti itulah kehidupannya. Mengajarkan kita berpetualangan dalam kehidupan ini serta memberikan manfaat dimana pun kita berada.
Mungkin istilah yang tepat untuknya ialah A falling leaf does not hate the wind walau ini bukan masalah daun, tapi mahkota .

No comments:

Post a Comment