Maha atau Siswa

Assalamu'alaikum
Sodara-sodara setanah airku Indonesia Raya!!!
Tema hari ini adalah tentang Maha atau siswa???
Kenapa tema itu? 
Saya mengambil tema itu karena sedikit bingung dengan level saya selama ini. Entah saya ini Mahasiswa atau siswa.

Sebelum menentukan apakah saya, apakah anda (yang kebetulan membaca tulisan ini) seorang Mahasiswa atau siswa??? Sebaiknya cekidot untuk ciri-ciri  Mahasiswa dan siswa berikut ini....
Dimulai dengan Mahasiswa
Jadi, yang namanya mahasiswa itu adalah orang-orang yang kuliah pada jam-jam terbang tertentu dan tidak terjadwal kadang-kadang setiap minggunya. Jelas beda dengan siswa yang jadwalnya tetap jam 7.00 mulai apel pagi terus belajar rajin pake seragam atasan putih bawahan abu-abu, biru, dan merah, dan kadang berwarna warni seperti pelangi yang sedang menampakkan diri setelah bersembunyi karena hujan.
Oke lanjut... "SERIUS"
Intinya itu, saya ingin membicarakan tentang P4 (Pewarna, Pengawet, Pemanis, dan Penyedap) (Pergaulan, Pemikiran, Penampilan, dan Prestasi)
Oke lanjut...
1. Pergaulan
 Jadi, jelas disini amat terasa perbedaan antara pergaulan mahasiswa dan siswa. Letak perbedaanya dimana? Yang namanya mahasiswa terkadang bergaulnya lebih banyak dan luas. Saking banyak dan luasnya sampai-sampai kakek nenek, tantenya teman, omnya teman, temannya teman temannya teman lagi, sampe ke buyut bahkan ke sesepuh-sesepuh. Luar biasa memang pergaulan anak mahasiswa jaman sekarang. Tidak mengenal batasan usia. Bukan saja ke atas, bahkan ke bawah juga, mulai dari adiknya teman, adik sepupu teman, anaknya teman, keponakannya teman, teruuuuus sampai cicitnya teman. Loh? Kan temanan sama buyutnya teman :). Disamping itu, ternyata ada efek samping dari pergaulan ini. Dalam pergaulan itu yang sangat luas kadang-kadang menyebakan terjadinya istilah simpan pinjam. Itulah gunanya teman dalam pergaulan. Selalu setia dan bersedia membantu kapan saja :)
Next!!! Siswa, Beda dengan mahasiswa. Siswa ini cenderung berteman dengan teman-temannya saja yang sederajat. Hmmm ada yang berteman beda usia tapi perbedaan itu kadang-kadang 1-4 tahunan ke atas. Kalo lewat dari 4 tahun namanya "kakak, mas, mbak, teteh, abang, dll"
Nah, jadi kalau ada mahasiswa tapi pergaulannya sempit bisa diartikan dia masih pergaulan siswa. Nah kalo siswa temannya sangat banyak bisa dibilang dia Mahateman. Untuk mengetahuinya silahkan cek pertemanan facebook teman-teman kalian. Jika < 1000 maka H0 diterima artinya dia adalah siswa, jika >1000 maka H0 ditolak, nah jadinya dia MahaTeman

2. Pemikiran
Pemikiran disini yang saya maksud ialah bagaimana dia menganalisa masalah dan bagaimana dia memecahkan masalah. Jadi, kadang-kadang mahasiswa itu dituntut untuk memiliki pemikiran yang amat sanga luas. Contohnya sudah terbukti pada saat ujian, lihat soalnya jika soal-soal yang diberikan berisi tentang sebutkan bla bla bla, atau apakah yang dimaksud dengan bla bla (dan jelas antara soal dan materi yang diberikan sama plek!!!), disini terlihat bahwa anda mungkin masih dianggap sebagai siswa oleh dosen anda. Namun, jika anda diberikan soal yang jawabannya tidak ada dimateri yang kamu sudah pinjam dari teman seperti contoh, cobalah anda analisa kenapa bla bla bla dengan bahasa anda sendiri. Atau apakah yang anda ketahui tentang air? Jika anda menjawab air adalah benda cair. Itu artinya anda masih siswa. Beda ketika kalian-kalian menjawab air itu adalah ini-ini-ini, untuk ini-ini-ini, dari ini-ini-ini, prosesnya ini-ini-ini (Ini ujian atau fotokopi materi yaa? kok lengkap banget???).
Hmmm... Tapi dari semuanya yang saya paling kagumi adalah mesin adalah resleting! (#3Idiots-BollywoodMovie). Ini jawaban yang betul-betul mahasiswa sekali. Coba bedakan dengan siswa, ketika ditanya mesin itu apa? Jawabnya adalah suatu alat bla-bla-bla.

Berbeda dengan pemecahan masalah, kalo siswa cenderung jangka pendek. Misalnya : Ih pengen beli baju, tapi suka dengan celana jeans juga. Duh pilih mana yaa??? Pasti pemecahannya ialah "Maa... Paa... Beliin dong???"
Kalau mahasiswa, apalagi diakhir bulan, "Duh pengen beli bensin buat motor. Tapi duit cuma 4.500, duh mana haus juga???" Beli bensin atau minum yaa??? Kalo beli minum nnti buat beli bensi gimana yaa? Kan jauh gak mungkin dorong motor apalgi mobil (emang 4500 cukup untuk mobil???), kalo beli bensin kan saya gak minum, jadinya nanti kalo pingsan dijalan gimana???
Saran saya : bensin-minum-bensin-minum-bensin-minum... Lama-lama silahkan minum bensin 
(don't try it!!!)
NB : Saya jadi bingung, kalo masalah pemikiran ini harus singkat atau panjang jawabannya nanti pas ujian???
#Ambigu

3.Penampilan dan penampakan (saya tambahi sedikit)

Untuk masalah penampilan yang bahasa asingnya adalah style serta penampakan hmmm sedikit 11-12 kalo mahasiswa dan siswa baik-baik, demikian pula sebaliknya
Contohnya : Lihatlah, sini perbedaanya ketika dikampus dan disekolahan
-Siswa-
Cowok : rambut untuk cowok 1,5 cm, tidak boleh pake aksesoris seperti gelang, anting, cincin, kalung, celana kain gak pake nego lebar bawah atau sempit bawah. Disekolahku dulu untuk celana lebar bawah max 25-30 cm. Kancing baju putih gak pake toleransi tidak bisa warna merah kuning hijau.
Cewek : rambut terserah asal rapi, mau botak pun boleh, mau panjang sampai manapun boleh asal tidak nyangkut dipagar sekolah saja dan tidak menyeret ketanah. Rok, wajib di bawah lutut. Ini sekolahan ikuti norma-norma kesopanan (dan bawalah itu sampe dibangku kuliah wahai ladies!!!), baju diharapkan longgar (jadi gak boleh pake baju adikmu), make-up minimalislah jangan mengalahkan make-up guru-gurumu :)
Nah, kalo jalan-jalan ini para siswa cenderung casual, terkecuali siswa yang terkontaminasi dengan budaya film dan sinetron :)
(Saya suka casual, jadi saya siswa sajalah)

-Mahasiswa-
Kekampus semau "gue", yang penting baju berkerah dan sepatu (plus celana bawahan yang panjang).
Rambut? Suka suka, mau berekspermen dengan kepang seribu, botak, cowo rambutnya indah semampai seperti bintang iklan shampo (silaahkaaan)
Kadang-kadang, mahasiswa stylenya samar-samar. Ada beberapa mahasiswa yang pusing "Aduh, pake baju apa yaa??? Ini 2 hari lalu, yang itu warnanya sama dengan kemarin dll. Make up? Lipstik, blushon, eyeliner, maskara, shadow, sekalian pake foundation dan kebaya" (Ini adalah mahasiswa yang gagal jadi model)
Nah, kalo mahasiswa yang pake baju ini sajalah gak punya baju lain. Gak sisiran sajalah. Hmmm gak mandi juga gak papa (Ini adalah mahasiswa yang sukses dalam upaya peternakan kutu, daki, dan kuman serta mahasiswa yang memakai modus #hematair,#hematuang,#hemat...)

4. Prestasi
Ini terakhir...Kadang kala prestasi itu susah untuk kita raih. Namun, untuk siswa-siswa rajin yang namanya prestasi itu sangat penting.
Misalnya : Prestasi belajar, prestasi bidang fisika, kimia, biologi, matematika dll. prestasi panjat pagar, prestasi datang telat, prestasi blacklist ditatib sekolah dll. Jadi, terkadang siswa itu tergenjot prestasinya ketika guru dan orang tua ikut mendorongnya.
Kalo mahasiswa, prestasi adalah HOBI!!!
Hobi telat bangun, Hobi telat kumpul tugas, Hobi TA, serta hobi-hobi yang lain

Capek nulis, kapan-kapan dilanjutkan kalo sempat.
Semoga kalian tau masuk ke spesies Maha atau siswakah kalian :)



-BJ-

Komentar

BACA JUGA