Kuliah Perdana : Gempa JK Budiyono

Argghh... Akhirnya setelah beberapa pekan alias hampir 2 bulan libur kembalilah juga ke bangku perkuliahan. I Miss that chair. Sebelumnya beberapa hari saya sudah di sms sama Fani kalo kuliah hari ini itu jam 10 pagi. Maka setelah bangun sholat,saya pun kembali ke tempat tidur melanjutkan mimpi. Memang setiap mimpiku selalu berepisode. Dan kadang-kadang jadi ingin memasukkan ke next novelku.


Jam 7 kurang 2 menit, tiba-tiba hp yang selalu menemati tidur bergetar. Drrr....Drrrtttttttt... Sekejap mengambil hp, dengan mata masih aroma mengantuk saya angkat ternyata dari Kukur yang tanya apa bener masuk kuliah jam 7.30, kata dia.. Dia juga dikasih tau si Yeyen kalo kuliah ada yang dirubah jadwalnya. 
Langsung dengan sok tauku, sayapun jawab,"Kata Fani kuliah jam 10". Telpon ditutup. Melanjutkan tidur sekejam sekitar 5 menit kemudian, bangun teringat ini hari piket. Lalu ambil sapu dan membersihkan. Trus tiba-tiba teringat juga sama seseorang, Fani!!! Ambil hp trus sms dia, "Fan. Kata Kur kuliah jam 7.30"
Oke Sms terkirim. Tapii... supaya Kukur gak disalahkan kalo misalnya kabar kuliah jam 7.30 itu ternyata asal-asalannya Yeyen, maka saya sms lagi, "Tapi kukur itu nanya". Maksud sms kedua itu cuma menegaskan kalo sebenarnya Kukur cuma bertanya. send!!!

Kemudian dapat balasan, eh dia malah bilang, "Saya nebeng kak Fit!!!"
Waaah.. Sotoii artinya dia mau berangkat kuliah, saya cuma balas, "Saya telat datang soalnya piket di asrama" 
Sok-sok rajin...
Oya, lupa seseorang "Corry". Sambil tangan kiri megang sapu tangan kanan otak atik hp sms Corry spya datang kuliah. Rada-rada pesimis sms dia, soalnya dia suka bangun telat. Akhirnya disms juga, dan dia bilang juga kaget kalo kuliah. Bodo amatlah masalah Corry, yang penting saya lanjut nyapu dulu. Jam sudah 7.20, waktunya mandi... Itupun asal mandi. Dan akhirnya saya berangkat ke kampus jam 7. 4 dan sampe gak tau sudah jam berapa. Sampe di depan gerbang. Satu kata, "Mampus!!! Saya gak tau dimana ruangan kuliahnya". Untung ada sesosok manusia menjelma layaknya malaikat, Corry!!! Corry yang gayanya kayak penjahat mau nyuri di ruang jurusan ternyata sedang liat jadwal baru. You're My Hero.
Dan kami pun mencari ruangan P21. Lantai II. Lari berdua Corry pas masuk pintu langsung Shock saya!!! Siswanya cuma Kukur, dan ternyata yang ngajar Pak Prof Agus. Yaa Allah, saya cuma bawa diri gak tau hari ini kuliah apa dan siapa dosennya.

Well.. Gak lama kemudian berdatanganlah para mahasiswa setelah hampir sejam masuk kuliah.
Dan... Kemudian, ketika pak Prof berjalan disamping saya dari arah belakang menuju kedepan, terasa getar... Bergetar... Getaran... Semakin kuat getarannya seolah berjalan... Hingga pak Prof sampai di papan tulis masih ada getaran itu. Dan si Fani yang duduk di belakangku, tiba-tiba langsung berdiri dan setengah berteriak, "GEMPAAAA!!!"...
Sekilas sudah nampak mau berlari sambil menggondol tasnya, saya juga sudah pegang tas, tapi gak berdiri hanya ambil ancang-ancang kuda berlari.
Namu, pak Prof malah santai dan melanjutkan mengajar. Katanya ini tidak seberapa, karena lantai II (Yaa Allah Pak Prof!!!), lanjut kata pak Prof, dulu pas ada gempa juga dia malah di lantai 9. 
Pesan Pak Prof | Ketika ada gempa diam saja, kalo berlari makan akan lebih bahaya. Palingan luka-luka, kalo tidak mati.
Yaa Allah!!!

Nah, kebetulan ini hari di kampusnya adekku UMY sana, lagikedatangan Pak JK n Budiyono. Dengar-dengar pak pak Budi mau pidato eh malah gempa. Untung puang JK belumpi datang. Alhamdulillah :)

Puang JK, Aga karebaa???
Bajek2ji ki???

Ku titipkan salam lewat adekku

No comments:

Post a Comment