Masalah Perempuan #1

Saya bingung ketika seseorang mengatakan bahwa, "Ti lu gak tau sih gimana repotnya pekerjaan istri atau ibu rumah tangga,"
Ini di luar konteks mengurus suami dan anak. 
Terus terang saya sedikit risih, apa selama ini kami, perempuan yang belum berkeluarga dianggap hanya bangun, makan, tidur saja di rumah orang tua?

Di rumah, saya berusaha agar orang tua saya terkhusus umi saya tidak melakukan pekerjaan rumahan selama saya bisa melakukan dan selama saya berada di rumah, beda halnya ketika saya di luar rumah. Mencuci, menyapu, membersihkan kamar mandi, melipat pakaian, memasak, membereskan piring-piring kotor dan menyiram bunga adalah pekerjaan saya di rumah.

Selama bulan Ramadhan ini, pukul 14.00 atau 15.00 saya sudah di dapur untuk mempersiapkan buka puasa orang di rumah. Umi saya hanya saya minta saran memasak ketika ada yang saya tidak ketahui, saya biasanya melarang umi saya berlama-lama di dapur. Saat tahun-tahun sebelumnya ketika teman-teman saya mengajak untuk berbuka bersama, sebelum meninggalkan rumah pun saya memastikan makanan yang akan dikonsumsi oleh orang tua saya telah tersedia.

Karena saya sedikit malas memasak saat sahur, saya pun menyiapkan makanan sebelum tidur, kalau yang berkuah sisa dihangatkan saja. Tapi saya memastikan semuanya ada saat sahur, bukan saat sahur baru sibuk potong sayuran, mencairkan ikan dan daging dari dalam freezer dll.

a happy thesis



Hari ini saya ingin cerita tentang tesis, atau skripsi, atau sejenisnya. Kalau di luar negeri thesis itu ya skripsi, atau biasanya disebut bachelor thesis. Soalnya mereka tidak punya kata skripsi.
Tentu kalau di Indonesia semua kampus akan meminta kita untuk mengerjakan tesis ketika menyelesaikan pendidikan magister, namun tidak di luar negeri. Ada beberapa kampus tidak mewajibkan untuk mengerjakan tesis, eitsss ini untuk beberapa kampus tertentu ya. Dan di kampus saya, tesis adalah sebuah kewajiban ketika engkau hendak mendapatkan selembar ijazah yang ukurannya lumayan lebar saudara-saudara.

#RandomStory : Kelas Inspirasi Kendari 2


Halo great people!
Sebelumnya, saya ingin cerita bahwa beberapa hari lalu Kak Hafni memposting foto bahwa dia sedang berada suatu lokasi yang saya kenali, lokasi sekolah saya. Dan saya menanyakan dia sedang mengikuti kegiatan apa di sana?
Dia menjawab bahwa dia sedang mengikuti kegiatan Kelas Inspirasi (KI)
Saat itu, saya berpikir bahwa saya pernah mendengar nama kegiatan ini disuatu tempat. Saya memang sedikit kurang melek akan hal kayak beginian, alasannya "karena saya merantau", "gak ada orang yang saya kenali", atau "kuatir saya tidak bisa berkontribusi".

#ThesisRandom : Gimana sih Perijinan Penelitian di Indonesia?




Alhamdulillah akhirnya saya pun tiba di Indonesia. 
Jadi sebelum saya pulang, saya sempat kepo kepada teman-teman saya yang sudah melakukan penelitian di Indonesia mengenai gimana sih alur perijinan untuk penelitian khususnya bagi teman-teman yang tengah melanjutkan sekolah di luar negeri.

Namun, tetap saya kewalahan juga karena ternyata alur perijinan (mungkin) tiap daerah berbeda-beda. Nah, di sini saya ingin membagikan sedikit pengalaman yang saya alami, semoga bermanfaat untuk teman-teman yang hendak melakukan penelitian di Indonesia. Saya akan langsung saja ceritakan point-point dari mana kemana prosesnya. Well, tetap saya merasakan proses dioper-oper sih tapi namanya juga proses mendapatkan data, gak semuanya mulus-mulus aja hehe.